rifqy ...
kedamaian jiwa bila selalu berada dalam jalan Ilahi,terindah dalam ruang lingkup syurga yang penuh dengan cinta
Thursday, July 24, 2008
rifqy ...
Wednesday, March 19, 2008
aku pernah berjalan menemui seseorang yang sangat tidak asing bagiku. terlihat wajahnya pucat dan lusuh. aku tanya padanya "ada apa denganmu?" namun dia hanya berdiri mematung dan melihatku dengan nanar. keingin tahuanku telah memancing rasa penasaran itu datang, aku semakin mendekatinya dan bertanya hal yang serupa seperti awal pada nya .."ada apa denganmu" namun tetap saja tak ada jawaban. tubuh yang lusuh itu hanya terjatuh di samping kaki ku dan bersandar pada tembok yang ada didekatnya. mata itu hanya melihat kedepan dengan penuh kekosongan. semakin aku menatapnya semakin terlihat ada bulir embun yang akan jatuh dari kelopak matanya. tetap ku tatapi wajah itu, tersirat di dalamnya sebuah derita yang tak sanggup lagi dihadapi. namun hanya ketegaran yang dia punya untuk bertahan...
aku hanya bisa mencermati apa yang ada dalam dirinya, namun tiba-tiba terdengar suara lirih dari bibr mungilnya besenandung
"tak pelak hidup jika tak derita
"tak berhenti waktu jika tak menghadapi
"namun tak dapat terbendung jika cinta telah terbagi
"aku hanya manusia
"kesempurnaan bukan milikku
"aku hanya bisa merasakan apa yang di sebut dengan hidup
"dan memberikannya cinta untuk membentuk warna
"tak ada salah jika aku menanti
"namun tak ada salah jika aku di tinggal
"aku hanya ingin hari ini menjadi hari ini
"agar esok aku bisa kembali berdiri dan mencari apa yang aku cari
"hina nya diriku hari ini tak menjadi jalan untukku di hari depan
"terkungkungnya jiwaku hari ini tetap ingin mencari kebebasan untuk bernafas
"raga dan jiwaku tak dapat membeda
"antara dunia maya dan nyataku
"hingga memberikan aku siksa yang tak ternampakkan
aku semakin tidak mengerti apa yang dia ucapkan tapi yang aku ketahui dia adalah manusia yang telah menjalani hidupnya sekian lama dengan penderitaan batin. haruskag aku tolong, sementara aku sendiri tidak tahu cara untuk menolongnya karna aku sendiri gtidak meyakini diri ku berada pada hidup yang normal....
"sempurna adalah ketidaksempurnaan karna sesunggunya sempurna tidak akan pernah ada bila ketidak sempurnaan lahir"
aku akan tetap mencari ketidak sempurnaanku dan merubahnya untuk menjadikannya sempurna
Sunday, March 16, 2008
.jpg)
"Kenyataan....."
senyum itu setiap malam aku liat
senyum itu setiap malam menidurkan aku dengan mimpi
senyum itu menyadarkan aku bahwa sanya aku berpijak pada bumi yang tak beda dengan dirinya
ada angin timur yang membawa senyum itu sampai padaku
ada bayangan yang dari kepala sampai ujung kakinya tertutup oleh hijab yang menyampaikan bahwa senyum itu hangat
dan ada air mata yang melarang senyum itu pergi...
aku sudah mengecup keningmu dengan rasa sayang
aku sudah memiliki hangatnya bibirmu yang bagiku tetaplah maya
aku sudah merasakan keberadaan walau waktu menyempitkan dirinya
jangan hilangkan bayang mu dari keheningan pagi
biarkan pelukan itu tetap erat tanpa harus tertiup angin
biarkan putih itu tetap putih dan hitam tetap hitam
jadilah nyata dalam hidupku
karna sekian banyak yang maya bagiku
hanya keberadaanmu yang kuinginkan nyata
dan pautkan semua yang waktu telah saksikan
karna bukan hanya bisikan suaramu yang kuiinginkan
tapi juga keberadanmu
jadikan semua itu nyata....
Saturday, March 08, 2008
banyak yang terjadi belakangan ini, terlalu banyak emosi yang aku keluarkan, terlalu bnayak buku fiksi yang aku tamatkan dan terlalu banyak kenangan yang aku lupakan hanya karna aku pula yang terlupakan. terlalu sering kaki ku melangkah pada tempat yang membuaiku dalam dunia bahwa sebenarnya selama ini aku terkungkung dalam duniaku yang sempit tak bermakna namun berbeda. banyak hal yang aku temui selain pengalaman mulai dari kesempatan, kehidupan, perasaan, kenyataan dan yang terpenting adalah semuanya terumpun dari kehidupan. aku ingin menjadi yang terbaru dalam kehidupan ku sendiri, memulainya dengan semangat yang baru dan merubah cara hidup tanpa mengubah prinsip hidup bahwa aku adalaha aku yang tak ingin menjadi orang lain ataupun di jadikan orang lain. aku adalah aku yang masih tetap mengutamakan adalah sahabat dan teman di banding hubungan yang lebih dari itu. bagiku rasa sayang adalah rasa yang abadi yang aku rasakan terhadap orang lain kebanding rasa yang melebihi dari itu.Smoga......
Wednesday, January 16, 2008
ah...keluh hatiku makin terasa sesak...untung sejak malam pertemuan itu ada teman yang selalu menemaniku dan memberikan ku dorongan. Allahu yaa Robbi...wajah yang selama ini aku selalu reka-reka akhirnya dapat aku lihat dengan jelas. manusia yang selalu aku kirimkan pesan aku sayang bahkan merindukannya sudah berada di depan mataku. sekali senyum itu terlihat sangat manis dan candanya membuat gemuruh jiwaku semakin merindukannya saat bayangan jiwanya nampak. segeliat rasa yang ku rasakan saat berada didekatnya malam itu. namun tiba-tiba kebiasaan buruk ku kambuh lagi, kebiasaan yang dapat membaca aura orang lain. ternyata malam itu aku bisa menangkap aura dia tentang ku.... hanya satu yang diiginkannya tapi sayang itu adalah kekuranganku yang tak akan pernah berubah... "man...aku bukan manusia yang sempurna".
Kuakui, rasa sayangku menjadikannya seorang teman membuatku terhanyut oleh keadaan. dan terus terang baru kali ini aku merasakan perasaan itu pada orang yang seumuran dengan ku....
sekarang..perasaan itu terkubur dalam hatiku...aku hanya bisa membiarkannya dan moga bisa menghilang. biarkan pula dia tidak mengetahui seberapa besar penting dirinya untukku
Saturday, January 05, 2008
Ketika Hati Bertanya Pada Cinta
21 desember ‘07
Perlahan jemariku menyusuri setiap huruf, kata dan kalimat tergores diatas kertas ini. Banyak jalan kutempuh untuk kembalikan kepercayaanku bahwa cinta itu ada. Yang selama ini aku rasakan hanya sebuah pergolakan perasaan yang menginginkan untuk menyadari kebencian pada semua yang telah menyakitiku dan menaklukkan semua kesucian yang terpendam pada setiap insan yang ingin mengetahui apa yang ada dibalik pakaianku. Sungguh tak ada bedanya bila mereka satu persatu telah berada pada keangkuhan batinku bahwa aku dapat memberitahukan pada kehidupan sebagaimana sakitnya takdir yang ia tuliskan untukku…
Dikeramangan malam ini pula aku sendir tak dapat membendung semua rasa yang kumiliki untuk seseorang. Bahwasanya dibalik kebencian dan keangkuhanku pada kehidupan ternyata cinta masih terselip dibagian-bagian hatiku yang telah hancur dan bahkan telah hilang…kadang pula sebenarnya aku mencari arti sesuatu yang aku cari itu dan kadang pula aku hanya membuangnya seperti pembungkus cemilan-cemilan yang didalam kamarku, setelah kunikmati…semuanya hanya sepenggal rasa sesaat saja
***
Sepenggal kisah yang aku lewatkan pagi itu…
“Nak, kapan kuliahmu kelar?”pertanyaan papa mengagetkan aku pada rutinitasku didapur menyiapkan sarapan buat keluarga yang sedang ngumpul.
“InsyaAllah tahun depan pa…doa
Mendengar jawabanku atas pertanyaan papa, beliaupun berlalu dengan kebisuannya walaupun aku pun tahu seberapa besar kekecewaannya padaku.
Beberpa tahun yang lalu mama meninggalkan kami dengan ketidaksiapan. Banyak kejadian yang terjadi terhadapku dan terhadap keluargaku sepeninggal beliau. Kadang aku merasa keikhlasanku melepas Almarhumah pergi begitu egois, hanya ingin menampakkan ketegaranku pada keluarga. Selanjutnya aku membiarkan papa untuk menikah lagi, walaupun pengganti mama itu baik tapi kasih sayangnya beda bahkan sangat-sangat jauh berbeda. Saat itu aku masih punya seorang adik yang kecil yang masih duduk di bangku SD. Aku tahu mungkin apa yang adikku rasakan itu adalah suatu ketidak adilan tapi setidaknya aku berusaha memberikannya kasih sayang yang tidak di dapatkan dari almarhumah mama. Kuanggap pernikahan papa cukuplah sementara dalam keluarga. Karna aku masih ingin melihat saudara-saudaraku berkumpul dan saling membagi perasaan, tenyata tidak. Kakak kedua ku mengekehkan diri untuk menikah. Walau dalam keluarga ada sedikit saling ketidak setujuan tapi tetap saja aku dan keluarga mendampinginya dalam kebahagian tersebut untuk mendapatkan tulang rusuknya. Suasana dikeluargaku lebih jauh perbedaannya dengan yang dulu. Banyak kekecewaan yang ada dalamnya dan air mata yang mesti aku tetes
***
Malam ini aku merasakan lagi sesorang ingin berlalu dalam hari-hariku dan meninggalkan aku dalam kesendirian.
“aku bukan teman sejati buatmu, maafkan aku melupakan pertemanan ini. Aku hanya takut dosa terhadap dirimu. Aku hanya manusia yang masih bingung dengan pencarian jati diri” itulah isi sms yang aku terima dari seseorang pada pukul 23.00 malam. Entah perasaan sedih, kecewa, sakit yang tercampur dari kepura-puraanku untuk tegar. Bahwa aku tak bisa memaksakan semua itu…
Waktu memberikan aku sebuah perenungan yang sangat panjang dan mengulang-ulang membaca isi pesan tersebut.
“benarkah saling melupakan itu yang kauinginkan?”lirihku pedih dalam hati. Entah apa yang membuatku sakit bahkan aku mereka-reka sendiri dalam benakku, mungkinkah benih cinta yang aku kubur dalam-dalam itu mulai bertunas ataukah hanya egoku untuk menaklukkan hati setiap manusia dalam kemayaanku…..?!!!!!. semakin aku membaca isi pesan itu, semakin pula hatiku bertanya pada cinta
“ apa yag kau sembunyikan?”
namun jawaban itu tak pernah kudapatkan bahkan hanya bisa membuat hatiku perih…
***
“Aku tidak akan memaksakan sesuatu!!! jika yang kau minta untuk saling melupakan, aku akan menuruti kemauanmu karna aku tau kamu akan menghilang. Berteman itu tak selamanya abadi, mengenal tak selamanya bersama dan manusia sebenarnya pun tak ada yang sempurna dalam hal apapun. Jangan pernah merasa bersalah dalam hal ini...aku bisa ngerti...” Sending......Pesan tersebut terkirim padanya. Namun sesaat kemudian aku kembali mengirimkannya pesan ” oh yah ampir lupa....sebuah anugrah buatku bisa mengenalmu, walaupun waktu kita sependek dan semaya ini tapi buatku banyak senyum yang aku dapati darimu. Nice day everytime to you...bye” terakhiri pesan tersebut
”kisah yang kumulai kemarin, kuakhiri dengan cepatnya malam ini” kesahku seiring dengan helaan nafas panjang. Jauh layang ingatanku kembali pada bang lutfhi. Dia memberikanku keceriaan, senyum bahkan mengenalkan aku pada kemanjaan. Namun tiba-tiba meninggalkanku dan membiarkan aku dalam kehancuran hidup... saat itu aku ingin bersandar dan berada pada pelukan serta kasih sayang sesosok mama namun sayang tak dapat kurasakan lagi. Ingin berbagi dengan yang lain tapi tetap saja sama, tak ada yang mengerti dan peduli dan akhirnya aku mencari jalan sendiri. Menapaki dunia nyata dan maya yang keduanya menghubungkan aku pada kehancuran. Tubuhku masih tegar menjalai kehidupan yang telah di takdirkan untukku, tapi jiwaku telah hilang sehingga luka-luka yang hanya bisa membuat darah yang mengalir dari sekucur tubuhku membeku.
Hatiku kembali bertanya pada cinta
”sekarang mungkinkah aku mempercayai keberadaanmu lagi? Seberapa lama engkau akan menjadi kebencian dalam diriku yang tak bisa menyatukan aku dalam kepingan-kepingan itu ?!!!...”
Tagisanku tak dapat membahana disetiap sudut ruangan namun terpendam dan menjadikan benci terhadap cinta dalam hati.
”Slamat tinggal” hatiku membisikkan kata itu pada Cinta.....
Monday, December 17, 2007
tumbuh dnegan rasa merindu
2- terdengar sangat indah
mencari makna 9#9 dengan langkah keberadaannya
akan kah nada 2-2-1 menggelora
memberikan kedamaian dalam jiwa
dan 6#0-1 melengkapi nada harmonis
menyatu dalam gita cita cinta
walau tak selamanya tapi sesaat bermakna memilikinya....
***
"iya padeng.....tersanjungku ada yang sayang ka walau itu hanya maya" itu smsnya kemarin pada ku saat aku tidak menginginkan terjadi hal yang buruk satupun tertimpa padanya.
dia tidak pernah berada pada posisiku yang hanya mengenal kampus, kamar dan sesuatu yang bisa membuatku berfikir secara logika dan mencari ketenangan. tapi dia melibihi itu, kadang aku sendiri cemburu melihat keaktifannya menguasai semua lokasi-lokasi yang ada dikota ini...dia lebih mengekspresikan dirinya dalam kebebasan yang dapat berguna buat dirinya,orang lain dan setidaknya buat mengekspresikan jiwa dan bakatnya.
kadang aku merasa mungkin aku bisa seperti dia yang ibaratkan merpati dapat terbang tinggi namun tetap dia mengingat untuk menghentikan kepakannya saat waktunya untuk pulang pada peraduannya...
entah mungkin sekarang dia adalah teman yang masih bisa memberikan aku inspirasi dalam suatu senyum. namun suatu hari nanti aku yakin diapun menghilang seperti yang lain...meninggalkan aku dengan kenangan yang hanya mampu aku ulang dalam memory yang sempit ini...
kau menerbangkan dirimu dengan tingginya
namun tetap kau kembali saat kau lelah
sementara aku ingin ada yang abadi untuk di kenang
saat itu pula waktu berkata
bahwa sesungguhnya kepergian mereka seperti kepergianmu
yang menyisakan satu kenangan
entah kapan akan kulupakan
dan entah kapan kenangan itu dapat terulang dengan keadaan yang lain
Wednesday, December 12, 2007
SANG FOTOGRAFER
**************FOTOGRAFER.***************
Senja yang melelahkan buat sesosok pemuda dengan usia yang mulai dewasa. Hari itu dia mendapatkan sebuah kekecewaan yang baginya sudah terbiasa “cintanya di tolak ma seorang cewe…lagi…”
Maman, nama lengkap maman sukirman. Seorang mahasiswa sejarah dari universitas di
Sore itu dia terlihat sangat lesu, mungkin karena dia terlalu banyak aktifitas diluar mencari mangsa objekan profesi atau emang dia lagi sibuk di kampus atau juga karma akibat ketolak….(hehehehe)
“man! bengong aja, entar kesambet jin lho..”
”eh noar, biasalah...cape”
”tumben baru nongol, kemana aja neh?selama seminggu ngga keliatan batang idungnya...apa lagi batang rokoknya ” canda maman
Noar membalasnya dengan senyum dan berlalu.
Noar temen serumah maman walaupun kuliah di universitas yang sama tapi noar dan maman tidak sefakultas. Mereka jarang bertemu karena maman meliput di jalanan sedangkan noar naik gunung atau masuk hutan sebagai aktifitas penelitiannya mahasiswa geologi. Ada lagi temen plus sahabat maman, yudi dan andini. Mereka berdua sefakultas dengan maman. Yudi aktifis rohis di fakultasnya sedangkan andini tergabung dalam kru warta kampus.
***
”assalamu alaikum”
”waalaikum salam, sapa yah?”
”dini...”
”ooo sorry ces..napa ki?”
”man, besok ada acara di fakultas, bisa datang ngga?
”wah besok aja liatnya yah din, masalahnya banyak juga kerjaan ku”
”ya udah, sms aku yah kalau bisa ikut. Assalamu alaikum”
”waalaikum salam”klik...suara komunikasi lewat telpon terputus
”dari siapa man?”tanyan noar
”Oo, dari dini, katanya besok ada acara di fakultas”
”eh..salamin dong dengan dini, dia manis banget”
”haaaaa.....”dengan mimik kaget dan heran maman melanjutkan perkataannya
”dini kau bilang manis ?!!!besok periksain tuh mata ke Rs wahidin degh” sambil menahan tawanya
”kualat loe man....”dengan nada ketus noar meninggalkan maman sendiri
***
Untuk selembar kertas putih yang kunodai dengan goresan penaku malam ini
”maafkan tanganku yang jahil ini telah menorehkanmu dengan tinta-tinta yang terbait dalam kata dan kalimat. Karena hanya kamu lah saat ini yang ada di hadapanku dan menemaniku dari segala kepenatan hidupku
Tau kah kamu, goresan ini hanya untuk membuang segala kekecewaan, kepedihan dan kelemahan seorang laki-laki yang tak dapat dilampisakan kepada siapapun. Aku juga hanya ingin agar kamu dapat mendengarkan deritaku dan tangisan jiwaku tanpa harus memberikanku sepatah katapun. Aku hanya ingin didengar...dan aku tidak ingin terluka lagi. Membisulah wahai kekosongan yang putih..
Jalan-jalan itu kutapaki untuk mencari penghidupan diri. Aku tidak ingin tergantung dengan siapapun. Aku masih mempunyai sepasang kaki yang utuh untuk melangkah, tanganku masih lengkap untuk menggenggam kameraku dan mataku masih sempurna untuk melihat segala keindahan yang aku cari. Namun kehidupanku tak pernah lengkap. Akupun tak tahu apa yang masih kurang dan kosong didalam jiwa dan hatiku..
Entah kehampaan apa yang dirasakan pemuda itu sehingga tangannya dapat menggoreskan semua kalimat dalam keremangan malam. Terkadang masa lalu menghampirinya tentang sosok gadis yang sanagt dicintainya. Wajah yang manis, bersahaja dalam balutan kemanjaan. Senyum yang selalu menghias bibirnya yang membuat kerinduan maman semakin membuncah. Saat-saat membelai rambut panjang nya yang terurai membuat maman semakin tak dapat melupakan gadis yang telah meninggalkannya itu setahun yang lalu. Semuanya masih tersimpan dalam memori maman saat-saat pertama mengenalnya, mendekatinya bahkan saat detik-detik waktu untuk mengungkapkan segala isi hatinya pada gadis itu. Namun tiba-tiba segalanya memudar ketika kata berpisah itu terngiang. ”aku menjalani hubungan kita selama ini berharap agar kamu bisa beralih profesi sebagai fotografer. Kamu nyadar ga sih, kamu ngga punya waktu untuk kuliah apalagi waktu untuk berduaan denganku. Kita pisahnya aja!!!jadikan kameramu itu menjadi kekasihmu!!!”
Kata-kata itu begitu pedih untuk ditelan mentah-menta oleh maman. Orang yang seharusnya diharapkan untuk mendukung profesinya itu malah memilih meninggalkannya.
(maman....maman....kasian banget sih nasib mu..hehehe.)
***
Selama beberapa pekan maman tidak pernah kekampus. Dia juga tidak pernah bertemu lagi dengan kedua sahabatnya, yudi dan andini. Waktu maman kebanyakan dijalan, menyelusuri sudut-sudut kota untuk mendapatkan objek buat pameran foto.
”tumben dirumah man?”tegur noar dengan sebuah pertanyaan
”rindu ja sama dikau noar, jadi ngga pingin meliput hari ini”
Seperti biasa dengan sikap acuhnya noar hanya mencibir dan senyum kearah maman kemudian berlalu.
Tiba-tiba maman teringat pada kenalan barunya yang di temui saat menyerahkan formulir untuk mengikuti pameran foto. Namanya ayu, seorang gadis berambut panjang yang mengingatkan pada kekasihnya yang dulu...tapi sayang...pintu itu telah terkunci rapat
***
”man...”
”eh yud, apa kabar”
”alhamdulillah baik, kau sendiri gimana, kok baru kelihatan?”
”alhamdulillah baik juga, biasalah profesi ku mengharuskan banyak dijalan, itung-itung biaya hidup ma kuliah bisa tanggang sendirilah...”paparnya
”yud, kabarnya andini gimana?tidak pernah ma liatki”
”banyak perubahan man, cobalah jalani hidupmu sehari saja di kampus..”jawab yudi
Dengan meninggalkan sebuah pertanyaan den kebingungan diwajah maman, yudi pamit dan meminta maman untuk menghubunginya nanti malam
Kali ini maman berada di kampus, selain untuk bertemu dengan teman dan sahabat-sahabatnya juga berharap mendapatkan objekan yang menarik. Tiba-tiba ia tersentak,
”masyaAllah.......” lirihnya dalam hati dengan decakan kagum saat kameranya menyorot sebuah objek dari jauh. Seorang gadis cantik, mungil dan menawan. Kepalanya terbalut jilbab dan dipadu dengan pakaian yang menutupi seluruh auratnya. Sosok itu dikenalnya selama bertahun-tahun dengan gaya tomboy,lincah dan tegas. Hampir seluruh teman angkatannya menganggap gadis itu seorang cowo karena penampilannya seperti demikian.
“permata yang selama ini selalu aku acuhkan ternyata sebuah Ruby yang Sangat menawan,andini…kau tiba-tiba …”maman tak dapat melanjutkan bisikan kalimatnya untuk dirinya sendiri
Tak terasa waktu membuai maman dengan setitik kesempurnaan Tuhan yang ada di depan matanya. Saat malampun menjamah dan kesunyian kembali merabah dalam keremangan, bayangan andini terus memenuhi benak maman hingga melelapkannya dalam tidur.
Sang Fotografer telah merasa mendapatkan pengisi kekosongan jiwanya walaupun dia tak tahu kapan akan meraihnya ataukah mungkin seperti yang lain…memberikan penolakan.
“Kalau telapak bisa terbuka, mengapa mesti melipat jari”
The End
specialy for maman...thank's for u inspiration..
inilah yang bisa aku berikan dan kemampuanku dalam memenuhi permintaan mu... i hope u like
Tuesday, November 13, 2007
sementara masalah ini ada yang terkategorikan kecil dan ada yang besar. yah diliat dari sudut pandang dari orang yang lagi menghadapinya saja getoooo. kalau orang yang sedang menghadapinya itu menganggap itu sebuah warna dalam hidupnya dan perhiasan dalam hari-harinya yah mungkin akan terbiasa dengan hal itu tapi jika yang menghadapinya adalah orang yang emang salah sedikit aja bakal panik...hehe keknya ini yang gawat degh. walaupun masalahnya kecil tapi di hadapi dengan kepanikan bakal jadi masalah besar....
sekarang aku ngomongin tentang masalah karna emang aku lagi ada masalah yang sebenarnya aku anggap cukup gede segh...so mending cuap-cuap aja di blog ku sendiri dari pada tinggal dikamar yang ngga tau juntrungnya pikiran arahnya bakal kemana...oke degh sekian dulu karna aku mau meditasi di suatu tempat(padahal aku sendiri ngga tau tempatnya di mana :P~)
Tuesday, October 23, 2007
........ Semakin
Dengar
Ada nyayian hati yang sangat merdu
Disepertiga malam yang sunyi
Melantunkan sebagian dari kalimat yang sangat suci
Namun
Ada kepedihan dalam jiwanya
Ada getar perih dalam raganya
Kerinduan nafsu yang membuncah
Dan sebait resah yang menyelimuti
Semakin ku mendekat
Suara itu semakin terasa merintih dalam keindahan malam
Tak ada satupun suara yang menghalanginya
Semakin ku mendekat
Terasa ada danau kecil mengalir di ujung matanya
Hanya dia yang tau
Dirinya pulalah yang mengeluh
Semakin ku mendekat
Tobat itu terjelas dengan indah
Pengaharapanpun semakin teryakini
Terampuni pun itu yang menjadi keinginannya
Semakin ku mendekat
Sungguh.....
Tahajjud memberikan kenyamanan batinnya
Semakin kumendekat
Aku ingin seperti dirinya
Semakin ku mendekat
Ternyata ku tahu itulah sosok diriku yang dalam penyesalan
Semakin ku mendekat
Ilallah....terimalah aku sebagai hambaMu
Sunday, September 16, 2007

this me and my frends
Friday, August 31, 2007
Sunday, August 26, 2007
KEKASIH SEJATI: DIMANA DICARI?
Berbahagialah seseorang yang memiliki seorang kekasih, apalagi seorang kekasih sejati, kekasih yang tidah hanya menemaninya dalam suka duka di dunia tapi juga seorang kekasih yang akan bersama-sama meneguk nikmatnya kehidupan akhirat, insya Allah. Siapakah dia kekasih sejati? Dimana gerangan kita bisa mendapatkanya?
Kekasih sejati, ia bisa ada didekat kita, ia bisa ada disamping kita. Seorang suami sholeh adalah kekasih bagi istrinya dan seorang istri sholehat adalah kekasih bagi suaminya.. Seorang kekasih yang akan shabar bersama-sama mengahdapi ujian kehidupan, seorang kekasih yang akan menjadi pelipur duka, seorang kekasih yang menyenangkan dalam keceriaan, yang selalu menjadi penyemangat dalam menjunjung kebenaran, seseorang kekasih yang memiliki ketajaman jiwa yang dapat merasakan kapan kta bahagia dan kapan kita gundah gulana. Setelah ketaqwaan maka tidak ada kebaikan yang lebih besar yang dikaruniakan oleh Allah kepada seorang hamba mu’min selain suami/istri yang sholeh/sholehat. Seorang kekasih sejati ada pada ketaatanya kepada Allah dan Rosul-Nya dan sikapnya memelihara cinta baik ketika berdekatan maupun ketika berjauhan, yang cintanya tak berkurang karena ruang memisahkan dan tak lekang karena waktu berjalan Apakah setiap istri atau suami otomatis akan bisa menjadi seorang kekasih sejati?
Setiap kita, apakah kita sebagai suami atau sebagai istri memiliki peran yang penting untuk menumbuhkan peran pasangan kita sebagai kekasih sejati. Kita terlebih dulu harus menjadi kekasih sejati. Peliharalah hati kita untuk selalu mencintainya karena Allah, ajaklah kekasih kita untuk melakukanya, sebab cinta sejati hanya akan tumbuh subur di ladang cinta kepada Ar-Rahman, cinta yang tumbuh diatas iman.cinta yang tumbuh diatas kecintaan kepada Allah akan bertahan lama bahkan lebih lama melebihi usia kita didunia
Berikaplah lembut dan penuh kasih sayang, karena kelembutan menumbuhkan cinta dan kedamaian, jauhilah sikap dan kata-kata yang kasar, karena itu akan melukai hatinya; tersenyumlah ketika melihatnya karena dia adalah yang paling berhak untuk mendapatkan shodaqoh itu dari kita; bantulah kesulitanya karena membantu orang lain adalah perbuatan mulia maka kekasih kita adalah yang paling patut mendapatkan uluran tangan kita; dengarkan cerita suka dan juga gundahnya karena itu adalah realsasi kebaikan yang terindah dalam akhlak seorang muslim yang akan mengajarkan sikap saling menghargai . cintailah siapa yang dia cintai, selalulah bersikap menyenangkan dihadapanya
Saturday, August 25, 2007
kenangan ..ya tetaplah kenangan...
lumayan... Alhamdulillah sekarang lebih banyak bisa mengalihkan segala kegiatan ke aktifitas yang lebih berguna*ngejaga anaknya bunda juga sepertinya juga berguna*
kemarin aku pulang ke kampung karna nenek telah berpulang ke pangkuan Ilallah.*semoga amal ibadahnya di terima oleh Allah*
terus terang aku juga hampir mengambilsuatu keputusan yang sanagt bodoh yang hampir membuatku menyesal seumur hidup. untung saat itu ada seorang yang selalu bersamaku dan memberikan kehangatan kasih sayangnya kepadaku dalam bentuk nasehat. penulis gila, sekian lamanya aku mengenal dirinya tapi tetap tidak pernah emmbuatku jenuh mengajaknya selalu berada dalam kehidupan pribadiku bahkan mengetahui siapa sosok diriku. dia yang selalu memberikan aku semangat untuk lebih mengartikan hidupku sendiri tanpa mesti menjadikan orang lain yang lebih baik.... thanks for you my dear... i'll miss u.....
Tuesday, August 14, 2007
Saturday, July 07, 2007
sekarang semakin banyak hari-hariku terlalui dengan cerita yang sangat serru.
semakin aku menikmati kehidupan semakin pula perjalan bisa membawaku dalam kedewasaan dan memberikan hal yang tak pernah aku rasakan. tak lupa juga semakin mengontrol hati dan jiwa hingga lebih terasa nikmat selalu menghadap padaNya.
semakin indah dan semakin memberikan berkah...
aku ingin menghadapi hidup seperti ini, walaupun sendiri tapi penuh dengan keceriaan.
mungkin suatu hari nanti aku tidak sendiri lagi dan menemukan seseorang yang bisa menerimaku dengan segala kekuranganku bahkan bisa menjadi imam untukku melangkah dengan mengharap jannahNya.......amin........
Tuesday, June 26, 2007
Wednesday, June 13, 2007
alhamdulillah. hari-hariku sekarang bisa lebih terasa damai. menyadari diri dalam rengkuhan Ilallah adalah anugrah yang tak tertandingi. walaupun kerinduanku pada seorang insan sangat membuncah namun dapat aku lalui dengan segala hidayah yang telah di berikanNya.
"kalau telapak tangan dapat terbuka, mengapa mesti melipat jari"
sekarang, aku tidak bisa keseringan lagi nongkrong di rumah mayaku ini. tapi cerita-cerita hidupku tetap tercatat dalam teman yang selalu menemaniku setiap hari. aku curhat ma dia selepas dari rutinitas dan saat mata masih dalam lenteranya yang menuggu waktu tertidur. aku punya diary yang tersayang so maaf yah rumah mayaku kalo aku ga bisa terlalu sering mengunjungimu.... ^_^
Thursday, May 31, 2007
hari ini agak melelahkan, aku abis ujian statistika terapan. emang segh soalnya hanya 2 nomer tapi jawabannya memenuhi 2 lembar kertas jawaban. berhadapan dengan angka-angka dan rumus-rumus yang membingungkan. Alhamdulillah semalam aku belajar dan mengkaji semua rumus-rumus yang di jelaskan oleh dosen bersangkutan. anehnya dosen yang bersangkutan tadi mesti mengawasi mahasiswa lain, beliau tetap aja berdiri di sampingku dan menyimak semua angka-angka yang aku tulis di kertas. dosennya ga ngajar akau segh cuman dia langsung kritik jika salah. kebetulan 1 setengah jam aku ngerjain tuh soal ampe waktunya abis. ngga kelar perhitungannku.keluar dari ruangan dengan kening berkerut, bukan karna pekerjaan ngga kelar tapi karna saking pusingnya menjumlah angka² tersebut. aku langsung ke lab komputer buat refresing sekalin ngeliat rumah mayaku.
Entah mengapa aku ingin membuka satu blog temen dan menitip pesan. namun kemudian aku membaca postingannya yang di set tanggal 24 mei yang menceritakan seseorang. kiranya yang aku rasakan tidaklah cuman aku saja yang bisa terdampar dari sisi gelap itu. ada orang lain juga yang notabene tau dan paham atas beberapa hal ternyata bisa mengalami.
sekarang aku dalam tahap penyembuhan batin dan jiwa. menghindari dan berusaha untuk meminimalkan pertemuan dalam dunia maya agar aku bisa terlepas dari belenggu dunia yang bisa membuat aku sakau*ketagihan*untuk berkomunikasi dengan teman-teman dunia maya. banyak penyakit yang aku dapatkan dari dunia maya ini termasuk penyakit hati sendiri. kadang pertama berkomunikasi hanya sebagai teman atau sahabat tapi siapa yang bisa menjaga keutuhan hati. jika virus maya telah merusak segalanya maka rusak semua sistim nyata menjadi maya. sehingga yang kita kenal hanya maya dan maya saja. bertahun-tahun rasanya di dunia maya, dapat aku rasakan perbedaan dari kondisiku. aku rindu bertemu dengan teman-teman aktifisku. aku rindu akan teriak-teriak demo untuk sebuah kejujuran. aku juga rindu dengan mabid-mabid akhwat dan aku rindu pada murobbiku. aku rindu pada aktifitas partaiku bahkan aku rindu pada bunda-bundaku yang kadang aku diskusi dengan mereka tentang membina sebuah rumah tangga, membicarakan masakan dan anak-anak*untung ga topik suami,karna aku masih.....*
kadang untuk mengobatinya itu aku kerumah bunda, bermain dengan anak² bunda dan mengeluarkan segala isi hatiku pada bunda. hanya itu yang bisa aku lakukan.
aku ngga ingin seperti ini, menjadi perantara antara dunia maya dan nyata. aku ingin hidup dalam nyataku,bahkan menginginkan seseorang yang nyata buatku....
"mengapa aku jadi sehna ini
mengapa aku semakin tak tentu dengan arahku sendiri
dan mengapa semua hanya sebatas dalam kemayaan"
*aku merindukan duniaku seperti dulu*

